Selasa, 26 Februari 2013
Senin, 25 Februari 2013
Kamis, 21 Februari 2013
Minggu, 11 November 2012
Inilah Penyebab Pertengkaran dalam Sebuah Hubungan Percintaan
Inilah Penyebab Pertengkaran dalam Sebuah Hubungan Percintaan
Setiap
hubungan percintaan tak akan luput dari masalah ataupun pertengkaran.
Pertengkaran merupakan hal wajar dalam setiap hubungan, bahkan sering
dianggap sebagai bumbu dalam percintaan.
Akan tetapi, bila terlalu sering terjadi pertengkaran juga bisa
berimbas buruk pada sebuah hubungan. Efek terparahnya mampu menyebabkan
perpisahan. Pemicu pertengkaran dalam sebuah hubungan bisa beraneka
ragam dan masalah. dan Biasanya, penyebab yang paling sering adalah
sebagai berikut.
Seperti dilansir All Women Stalk, ini dia tujuh masalah yang paling sering membuat pasangan kekasih bertengkar :
1. Uang
Bertengkar karena uang tidak hanya dialami mereka yang sudah menikah.
Saat masih berpacaran, pasangan pun bisa mendebatkan masalah uang.
Misalnya, pria komplain tentang kebiasaan wanita menghabiskan uang
belanja, menanyakan gaji di tempat pasangan bekerja atau berapa jumlah
uang simpanan di rekening kekasihnya. Uang merupakan masalah yang
sensitif untuk dibicarakan pasangan kekasih, jadi sebaiknya tidak perlu
membicarakannya kecuali Anda dan si dia sudah berniat menikah.
2. Cemburu
Bukan hal yang mengherankan memang, tapi cemburu merupakan salah satu
penyebab utama pasangan bertengkar. Saat mendapati kekasih jalan dengan
wanita lain atau bersikap manis dengan teman wanitanya, pasti akan ada
rasa kesal. Begitupun sebaliknya, si dia juga akan cemburu jika melihat
Anda berkumpul bersama teman-teman pria. Cemburu sangat wajar dalam
percintaan, namun jangan sampai berkembang jadi cemburu buta yang bisa
merusak hubungan asmara.
3. Perbedaan Pendapat
Terkadang jika terlalu lama menjalin hubungan, Anda akan menyadari bahwa
ada ketidakcocokan antara kalian berdua. Baik itu soal perbedaan hobi,
dunia kerja, pertemanan maupun gaya hidup. Jalinan asmara memang bisa
menyatukan berbagai perbedaan, tapi jika itu menyebabkan Anda dan si dia
bertengkar terus menerus, sebaiknya mulai berpikir untuk mengevaluasi
kembali hubungan yang sedang dijalani.
4. Prioritas
Prioritas seringkali menimbulkan konflik antara pasangan, jika apa yang
diutamakan Anda dan si dia berbeda. Dia memprioritaskan hubungan,
sementara Anda menganggap pekerjaan lebih penting. Kekasih sangat
mementingkan keluarganya, sedangkan Anda ingin mendapat perhatian lebih
dari apapun. Jika ingin hubungan langgeng, sebaiknya sepakati dahulu hal
apa yang paling utama bagi Anda berdua.
5. Masa Lalu
Setiap orang pasti merasa tidak nyaman jika hubungan masa lalunya selalu
diungkit-ungkit, apalagi orang yang mengungkitnya adalah pasangan di
masa sekarang. Pertengkaran yang kerap terjadi, biasanya disebabkan
salah seorang membandingkan kekasih dengan mantannya, atau dia terus
menerus bertanya tentang hubungan masa lalu. Bak sebuah spion, masa lalu
sebaiknya hanya dilihat sesekali ke belakang sebagai refleksi untuk
melangkah lebih baik ke depannya.
6. Stres
Siapa orang di dunia ini yang tidak pernah mengalami stres? Gangguan
kejiwaan ini pun bisa menyebabkan sepasang kekasih bertengkar.
Seringkali seseorang terkena lampiasan amarah karena kekasihnya mendapat
tekanan di kantor atau punya masalah keluarga. Jika stres mendera,
lebih baik minta pada kekasih Anda untuk tidak bertemu dulu sementara
waktu sampai pikiran jernih, sehingga masalah kantor tak sampai
mengganggu hubungan asmara.
7. Pergi Keluar
Pemicu pertengkaran yang sering terjadi adalah pergi keluar. Kekasih
ingin mengajak Anda pergi bersama teman-temannya, Anda menolak, tapi
ternyata dia tetap pergi. Tahu kekasih tetap bisa pergi bersenang-senang
tanpa Anda, bisa menimbulkan perasaan kesal dan tak dipedulikan. Tak
ada salahnya menemani kekasih untuk kumpul dengan teman-temannya. Anda
pun bisa menjalin pertemanan lebih banyak lagi
Senin, 26 Maret 2012
Minggu, 18 Maret 2012
Minggu, 04 Maret 2012
Senin, 29 Agustus 2011
Lirik Lagu Last child Diary Depresiku
Diary Depresikumalam ini hujan turun lagi,
bersama kenangan yang mungkin luka di hati,
luka yang harusnya dapat terobati,
yang ku harap tiada pernah terjadi,
ku ingat saat ayah pergi dan kami mulai kelapran,
hal yang biasa buat aku hidup di jalanan,
di saat ku belum mengerti arti sebuah perceraian,
yang hancurkan semua hal indah yang dulu pernah aku miliki,
wajar bila saat ini ku iri pada kalian yang hidup bahagia
berkat suasana indah dalam rumah,
hal yang selalu aku berikan dengan hidup ku yang kelam,
tiada harga diri agar hidup ku terus bertahan,
mungkin sejenak dapat aku lupakan,
dengan minuman keras yang saat ini ku genggam,
atau menggoreskan kaca di lengan ku,
apapun kan ku lakukan ku ingin lupakan,
namun bila ku muliai sadar dari sisa mabuk semalam,
perihnya luka ini semakin dalam ku rasakan,
di saat ku telah mengerti betapa indah di cintai,
hal yang tak perah ku dapatkan sejak aku hidup di jalanan,
bersama kenangan yang mungkin luka di hati,
luka yang harusnya dapat terobati,
yang ku harap tiada pernah terjadi,
ku ingat saat ayah pergi dan kami mulai kelapran,
hal yang biasa buat aku hidup di jalanan,
di saat ku belum mengerti arti sebuah perceraian,
yang hancurkan semua hal indah yang dulu pernah aku miliki,
wajar bila saat ini ku iri pada kalian yang hidup bahagia
berkat suasana indah dalam rumah,
hal yang selalu aku berikan dengan hidup ku yang kelam,
tiada harga diri agar hidup ku terus bertahan,
mungkin sejenak dapat aku lupakan,
dengan minuman keras yang saat ini ku genggam,
atau menggoreskan kaca di lengan ku,
apapun kan ku lakukan ku ingin lupakan,
namun bila ku muliai sadar dari sisa mabuk semalam,
perihnya luka ini semakin dalam ku rasakan,
di saat ku telah mengerti betapa indah di cintai,
hal yang tak perah ku dapatkan sejak aku hidup di jalanan,
Minggu, 14 Agustus 2011
PKM
Jenis PKM Penjelasan Umum
PKM-P merupakan program penelitian yang bertujuan antara lain: untuk
mengidentifikasi faktor penentu mutu produk, menemukan hubungan
sebab-akibat antara dua atau lebih faktor, menguji cobakan sebuah
bentuk atau peralatan, merumuskan metode pembelajaran, melakukan
inventarisasi sumber daya, memodifikasi produk eksisting, mengidentifikasi
senyawa kimia di dalam tanaman, menguji khasiat ekstrak tanaman,
merumuskan teknik pemasaran, survei kesehatan anak jalanan, metode
pembelajaran aksara Bali di siswa sekolah dasar, laju pertumbuhan
ekonomi di sentra kerajinan Kasongan, faktor penyebab tahayul yang
mewarnai perilaku masyarakat Jawa dan lain-lain kegiatan yang memiliki
tujuan semacam itu
PKM-T merupakan program bantuan teknologi (mutu bahan baku, prototipe,
model, peralatan atau proses produksi, pengolahan limbah, sistem
jaminan mutu dan lain-lain) atau manajemen (pemasaran, pembukuan,
status usaha dan lain-lain) atau lainnya bagi industri berskala mikro
atau kecil (industri rumahan, pedagang kecil atau koperasi) dan
menengah yang menyangkut kepentingan masyarakat luas dan sesuai
dengan kebutuhan calon mitra program. Mitra program yang dimaksud
dalam hal ini adalah kelompok masyarakat yang dinilai produktif.
PKMT mewajibkan mahasiswa bertukar pikiran dengan mitra terlebih
dahulu, karena produk PKMT merupakan solusi atas persoalan prioritas
mitra. Dengan demikian, di dalam usul program harus dilampirkan Surat
Pernyataan Kesediaan Bekerjasama dari Mitra pada kertas bermaterai Rp
6.000,- .
PKM-K merupakan program pengembangan ketrampilan mahasiswa dalam
berwirausaha dan berorientasi pada profit. Komoditas usaha yang
dihasilkan dapat berupa barang atau jasa yang selanjutnya merupakan
salah satu modal dasar mahasiswa berwirausaha dan memasuki pasar.
Jadi pemeran utama berwirausaha dalam hal ini adalah mahasiswa, bukan
masyarakat, ataupun mitra lainnya.
PKM-M merupakan program bantuan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam
upaya peningkatan kinerja, membangun keterampilan usaha, penataan
dan perbaikan lingkungan, penguatan kelembagaan masyarakat,
sosialisasi penggunaan obat secara rasional, pengenalan dan pemahaman
aspek hukum adat, upaya penyembuhan buta aksara dan lain-lain bagi
masyarakat baik formal maupun non-formal, yang sementara ini dinilai
kurang produktif. Disyaratkan dalam usulan program ini adanya komitmen
bekerjasama secara tertulis dari komponen masyarakat yang akan
dibantu/menjadi khalayak sasaran.
PENJELASAN UMUM
6
Catatan : Kesemua program ini menyaratkan ide kreatif mahasiswa sebagai salah satu
unsur penilaian utamanya
Dalam upaya mengefisiensikan proses penilaian dan penyediaan
reviewer, maka seluruh usulan akan dikelompokkan ke dalam masingmasing
bidang PKM yang dituju (-P, -T, -K, -M, - KC, - KT). Selanjutnya
setiap usulan dalam setiap bidang PKM dikelompokkan lagi ke dalam
tujuh kelompok bidang ilmu, yaitu:
1 . Bidang Kesehatan, yang meliputi: Farmasi, Gizi, Kebidanan,
Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat,
Psikologi.
2. Bidang Pertanian, yang meliputi: Kedokteran Hewan, Kehutanan
Kelautan, Perikanan, Pertanian, Peternakan, Teknologi Pertanian.
3. Bidang MIPA, yang meliputi: Astronomi, Biologi, Geografi, Fisika,
Kimia, Matematika.
4. Bidang Teknologi dan Rekayasa, yang meliputi: Informatika, Teknik,
Teknologi Pertanian.
5. Bidang Sosial Ekonomi, yang meliputi : Agribisnis (Pertanian),
Ekonomi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
6. Bidang Humaniora, yang meliputi : Agama, Bahasa, Budaya, Filsafat,
Hukum, Sastra, Seni.
7. Bidang Pendidikan, yang meliputi Program Studi Ilmu-Ilmu
Pendidikan di bawah Fakultas Kependidikan.
Untuk bidang ilmu lain yang belum termasuk dalam pengelompokan
bidang ilmu di atas, pengusul dapat memilih kelompok bidang ilmu yang
terdekat. Perlu diketahui bahwa pengelompokan bidang ilmu tersebut
PKM-KC Merupakan program penciptaan yang didasari atas karsa dan nalar
mahasiswa, bersifat konstruktif serta menghasilkan suatu sistem, desain,
model/barang atau prototipe dan sejenisnya. Karya cipta tersebut mungkin
belum memberikan nilai kemanfaatan langsung bagi pihak lain.
PKM-AI merupakan program penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari suatu
kegiatan mahasiswa dalam bidang pendidikan, penelitian atau pengabdian
kepada masyarakat yang telah dilakukannya sendiri (misalnya studi kasus,
praktek lapang, KKN, PKM, magang, dan lain-lain).
PKM-GT merupakan program penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari ide atau
gagasan kelompok mahasiswa. Gagasan yang dituliskan mengacu kepada
isu aktual yang ada di masyarakat dan memerlukan solusi hasil karya pikir
yang cerdas dan realistik.
PKM-P merupakan program penelitian yang bertujuan antara lain: untuk
mengidentifikasi faktor penentu mutu produk, menemukan hubungan
sebab-akibat antara dua atau lebih faktor, menguji cobakan sebuah
bentuk atau peralatan, merumuskan metode pembelajaran, melakukan
inventarisasi sumber daya, memodifikasi produk eksisting, mengidentifikasi
senyawa kimia di dalam tanaman, menguji khasiat ekstrak tanaman,
merumuskan teknik pemasaran, survei kesehatan anak jalanan, metode
pembelajaran aksara Bali di siswa sekolah dasar, laju pertumbuhan
ekonomi di sentra kerajinan Kasongan, faktor penyebab tahayul yang
mewarnai perilaku masyarakat Jawa dan lain-lain kegiatan yang memiliki
tujuan semacam itu
PKM-T merupakan program bantuan teknologi (mutu bahan baku, prototipe,
model, peralatan atau proses produksi, pengolahan limbah, sistem
jaminan mutu dan lain-lain) atau manajemen (pemasaran, pembukuan,
status usaha dan lain-lain) atau lainnya bagi industri berskala mikro
atau kecil (industri rumahan, pedagang kecil atau koperasi) dan
menengah yang menyangkut kepentingan masyarakat luas dan sesuai
dengan kebutuhan calon mitra program. Mitra program yang dimaksud
dalam hal ini adalah kelompok masyarakat yang dinilai produktif.
PKMT mewajibkan mahasiswa bertukar pikiran dengan mitra terlebih
dahulu, karena produk PKMT merupakan solusi atas persoalan prioritas
mitra. Dengan demikian, di dalam usul program harus dilampirkan Surat
Pernyataan Kesediaan Bekerjasama dari Mitra pada kertas bermaterai Rp
6.000,- .
PKM-K merupakan program pengembangan ketrampilan mahasiswa dalam
berwirausaha dan berorientasi pada profit. Komoditas usaha yang
dihasilkan dapat berupa barang atau jasa yang selanjutnya merupakan
salah satu modal dasar mahasiswa berwirausaha dan memasuki pasar.
Jadi pemeran utama berwirausaha dalam hal ini adalah mahasiswa, bukan
masyarakat, ataupun mitra lainnya.
PKM-M merupakan program bantuan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni dalam
upaya peningkatan kinerja, membangun keterampilan usaha, penataan
dan perbaikan lingkungan, penguatan kelembagaan masyarakat,
sosialisasi penggunaan obat secara rasional, pengenalan dan pemahaman
aspek hukum adat, upaya penyembuhan buta aksara dan lain-lain bagi
masyarakat baik formal maupun non-formal, yang sementara ini dinilai
kurang produktif. Disyaratkan dalam usulan program ini adanya komitmen
bekerjasama secara tertulis dari komponen masyarakat yang akan
dibantu/menjadi khalayak sasaran.
PENJELASAN UMUM
6
Catatan : Kesemua program ini menyaratkan ide kreatif mahasiswa sebagai salah satu
unsur penilaian utamanya
Dalam upaya mengefisiensikan proses penilaian dan penyediaan
reviewer, maka seluruh usulan akan dikelompokkan ke dalam masingmasing
bidang PKM yang dituju (-P, -T, -K, -M, - KC, - KT). Selanjutnya
setiap usulan dalam setiap bidang PKM dikelompokkan lagi ke dalam
tujuh kelompok bidang ilmu, yaitu:
1 . Bidang Kesehatan, yang meliputi: Farmasi, Gizi, Kebidanan,
Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat,
Psikologi.
2. Bidang Pertanian, yang meliputi: Kedokteran Hewan, Kehutanan
Kelautan, Perikanan, Pertanian, Peternakan, Teknologi Pertanian.
3. Bidang MIPA, yang meliputi: Astronomi, Biologi, Geografi, Fisika,
Kimia, Matematika.
4. Bidang Teknologi dan Rekayasa, yang meliputi: Informatika, Teknik,
Teknologi Pertanian.
5. Bidang Sosial Ekonomi, yang meliputi : Agribisnis (Pertanian),
Ekonomi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
6. Bidang Humaniora, yang meliputi : Agama, Bahasa, Budaya, Filsafat,
Hukum, Sastra, Seni.
7. Bidang Pendidikan, yang meliputi Program Studi Ilmu-Ilmu
Pendidikan di bawah Fakultas Kependidikan.
Untuk bidang ilmu lain yang belum termasuk dalam pengelompokan
bidang ilmu di atas, pengusul dapat memilih kelompok bidang ilmu yang
terdekat. Perlu diketahui bahwa pengelompokan bidang ilmu tersebut
PKM-KC Merupakan program penciptaan yang didasari atas karsa dan nalar
mahasiswa, bersifat konstruktif serta menghasilkan suatu sistem, desain,
model/barang atau prototipe dan sejenisnya. Karya cipta tersebut mungkin
belum memberikan nilai kemanfaatan langsung bagi pihak lain.
PKM-AI merupakan program penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari suatu
kegiatan mahasiswa dalam bidang pendidikan, penelitian atau pengabdian
kepada masyarakat yang telah dilakukannya sendiri (misalnya studi kasus,
praktek lapang, KKN, PKM, magang, dan lain-lain).
PKM-GT merupakan program penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari ide atau
gagasan kelompok mahasiswa. Gagasan yang dituliskan mengacu kepada
isu aktual yang ada di masyarakat dan memerlukan solusi hasil karya pikir
yang cerdas dan realistik.
Selasa, 26 Juli 2011
Senin, 04 Juli 2011
SELAMAT GALUNGAN DAN KUNINGAN
SELAMAT GALUNGAN DAN KUNINGAN
Rabu, 04 Mei 2011
Selasa, 12 April 2011
Senin, 04 April 2011
Kelemahan dari GI sederhana
Gardu Induk merupakan sub sistem dari sistem penyaluran
(transmisi) tenaga listrik, atau merupakan satu kesatuan dari sistem
penyaluran (transmisi).
Penyaluran (transmisi) merupakan sub sistem dari sistem tenaga listrik.
Berarti, gardu induk merupakan sub-sub sistem dari sistem tenaga
listrik.
Sebagai sub sistem dari sistem penyaluran (transmisi), gardu induk
mempunyai peranan penting, dalam pengoperasiannya tidak dapat
dipisahkan dari sistem penyaluran (transmisi) secara keseluruhan.
Dalam pembahasan ini difokuskan pada masalah gardu induk yang
pada umumnya terpasang di Indonesia, pembahasannya bersifat
praktis (terapan) sesuai konsttruksi yang terpasang di lapangan.
(transmisi) tenaga listrik, atau merupakan satu kesatuan dari sistem
penyaluran (transmisi).
Penyaluran (transmisi) merupakan sub sistem dari sistem tenaga listrik.
Berarti, gardu induk merupakan sub-sub sistem dari sistem tenaga
listrik.
Sebagai sub sistem dari sistem penyaluran (transmisi), gardu induk
mempunyai peranan penting, dalam pengoperasiannya tidak dapat
dipisahkan dari sistem penyaluran (transmisi) secara keseluruhan.
Dalam pembahasan ini difokuskan pada masalah gardu induk yang
pada umumnya terpasang di Indonesia, pembahasannya bersifat
praktis (terapan) sesuai konsttruksi yang terpasang di lapangan.
Kelemahan dari GI sederhana
Gardu Induk merupakan sub sistem dari sistem penyaluran
(transmisi) tenaga listrik, atau merupakan satu kesatuan dari sistem
penyaluran (transmisi).
�� Penyaluran (transmisi) merupakan sub sistem dari sistem tenaga listrik.
�� Berarti, gardu induk merupakan sub-sub sistem dari sistem tenaga
listrik.
�� Sebagai sub sistem dari sistem penyaluran (transmisi), gardu induk
mempunyai peranan penting, dalam pengoperasiannya tidak dapat
dipisahkan dari sistem penyaluran (transmisi) secara keseluruhan.
�� Dalam pembahasan ini difokuskan pada masalah gardu induk yang
pada umumnya terpasang di Indonesia, pembahasannya bersifat
praktis (terapan) sesuai konsttruksi yang terpasang di lapangan.
(transmisi) tenaga listrik, atau merupakan satu kesatuan dari sistem
penyaluran (transmisi).
�� Penyaluran (transmisi) merupakan sub sistem dari sistem tenaga listrik.
�� Berarti, gardu induk merupakan sub-sub sistem dari sistem tenaga
listrik.
�� Sebagai sub sistem dari sistem penyaluran (transmisi), gardu induk
mempunyai peranan penting, dalam pengoperasiannya tidak dapat
dipisahkan dari sistem penyaluran (transmisi) secara keseluruhan.
�� Dalam pembahasan ini difokuskan pada masalah gardu induk yang
pada umumnya terpasang di Indonesia, pembahasannya bersifat
praktis (terapan) sesuai konsttruksi yang terpasang di lapangan.
Minggu, 06 Maret 2011
Rabu, 02 Maret 2011
Senin, 21 Februari 2011
ogoh-ogoh 2011
Nyoman Alit Suarsa ngukir ogoh-ogoh 2011 dengan menggunakan styrofoam. Pembuatan ini diikut sertakan oleh pemuda-pemudi banjar kesambi kerobokan.
Minggu, 20 Februari 2011
Minggu, 13 Februari 2011
OGOH-OGOH 2011
PROSES PEMBUATAN OGOH-OGOH 2011
tempat balai banjar kesambi kerobokan yang diikut sertakan oleh STT EKA CANTHY PERTIWI
Sabtu, 22 Januari 2011
Selasa, 18 Januari 2011
BALI
Zaman prasejarah Bali merupakan awal dari sejarah masyarakat Bali, yang ditandai oleh kehidupan masyarakat pada masa itu yang belum mengenal tulisan. Walaupun pada zaman prasejarah ini belum dikenal tulisan untuk menuliskan riwayat kehidupannya, tetapi berbagai bukti tentang kehidupan pada masyarakat pada masa itu dapat pula menuturkan kembali keadaanya Zaman prasejarah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup panjang, maka bukti-bukti yang telah ditemukan hingga sekarang sudah tentu tidak dapat memenuhi segala harapan kita.
Langganan:
Postingan (Atom)


































